Browsing Category

Tech Division

Cara Login Otomatis pada Windows XP

loginwindowsxp
Jika penggunaan PC anda di dalam rumah dan yang menggunakannya anda sendirian mungkin memasukkan password setiap kali menyalakan PC sangat menjengkelkan atau membuang waktu anda. Anda dapat mengatur untuk tidak memasukkan password dan login secara otomatis.

Berikut langkah-langkah yang dapat Anda ikuti:

  1. Masuk ke Start Menu lalu pilih Run, jika tidak ada klik pada kotak Search dan ketik Run lalu Enter.
  2. Setelah jendela Run muncul, ketik control userpasswords2 dan Enter
  3. Akan muncul jendela User Account
    useraccount
  4. Uncheck Box sehingga tidak muncul tanda centang pada kotak “Users must enter a user name and password to use this computer
  5. Klik OK
  6. Ta-Dah! Saat anda restart PC maka anda akan secara otomatis login.

Cara Disable Autoplay CD/DVD dan USB Drive

autoplay
Setiap kali anda memasukkan CD/DVD atau USB hal pertama yang akan anda lihat adalah jendela autoplay yang muncul secara otomatis. Jika hal ini mengganggu, anda dapat menonaktifkan si jendela autoplay ini.

Langkah – langkah cara Disable Autoplay:

  1. Hal yang pertama yang harus anda lakukan adalah klik Start Menu dan pilih Run, jika tidak ada, ketik kata Run pada kotak Search lalu Enter.
  2. Setelah jendela Run muncul, ketik gpedit.msc
  3. Akan muncul jendela Policy Group, pilih Administrative Templates lalu System
    groupolicy
  4. Anda akan melihat beberapa item di sisi kanan panel, pilih dan double click Turn off Autoplay
    itemkananpanelturnoffautoplay
  5. Pilih Enabled dan set “Turn off Autoplay on” ke pilihan All Drives.
    turnoffautoplayproperties
  6. Ta-Dah! Selesai.

Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Windows 10

Windows10_1
Microsoft akan meluncurkan Windows 10 tanggal 29 Juli 2015 mendatang. Jika Anda termasuk orang yang berhati-hati tunggu satu atau dua minggu sebelum mendownload, tunggu bagaimana tanggapan orang-orang yang sudah memakainya. Dipastikan pada hari-hari pertama saat update Windows 10 ini muncul server akan lambat.

Minimum System Requirements yang dibutuhkan agar Windows 10 berfungsi dengan baik:

  • Processor: 1 GigaHertz (GHz) or faster
  • RAM: 1 GigaByte (GB) (32-bit) or 2 GB (64-bit)
  • Free hard disk space: 16 GB
  • Graphics card: Microsoft DirectX 9 graphics device with WDDM driver
  • Akun Microsoft dan akses internet

Yang harus diingat sebelum update OS Anda ke Windows 10, lebih baik mem-backup seluruh data-data penting Anda. Update ini gratis untuk seluruh OS berbasis Windows, bagi Anda yang tidak mau menunggu dan tidak mau membayar lebih baik update di tanggal 29 Juli 2015, selain dari tanggal tersebut siap-siap membayar 120$ atau sekitar 1,5 juta Rp khusus pengguna Windows Home.

Pengertian DoS Attack

dos-attack-schema

Denial of Service attack atau DoS Attack berhubungan dengan jaringan komputer, lebih tepatnya jaringan keamanan komputer. DoS Attack merupakan salah satu tipe serangan yang paling umum diantara serangan jaringan lainnya.

DoS Attack merupakan tipe serangan dengan cara membanjiri target network dengan sejumlah traffic yang tidak berguna, agar network yang menjadi korban tersebut overload (tidak sanggup lagi menanggapi begitu banyaknya request) yang pada akhirnya membuat jaringan tersebut bertekuk lutut (mati). Salah satu tujuan DoS Attack ini adalah membuat layanan dari korban (target serangan) tidak dapat berfungsi lagi sebagaimana mestinya. Contoh website yang terkena serangan ini tampilannya menjadi ‘temporarily unavailable’, jadi user tidak bisa mengakses website tersebut. DoS Attack biasa menyerang layanan-layanan vital seperti banking, e-commerce atau perusahaan kartu kredit.

DDoS (Distributed Denial of Service) Attack menjadi bentuk cara lainnya, serangan ini lebih kuat dan lebih sulit untuk dideteksi. Jika dibandingkan, serangan DoS berasal hanya dari satu tempat asal, sedangakan serangan DDoS berasal dari beberapa IP addresses yang terdistribusi melalui dua atau lebih jaringan.

dos_figure_4

Cara melindungi dari serangan DoS/DDoS:
Serangan DoS dapat dengan mudah di tangani dengan cara mem-blacklist target IP (atau beberapa IP) yang diketahui membuat terlalu banyak koneksi (request) terhadap server. Sedangkan serangan DDoS sangat rumit untuk dapat diproteksi, karena sulit untuk membedakan mana request yang asli dari user dengan request yang telah terinfeksi oleh DDoS (zombie). Mengambil tindakan dengan cara menaikkan level firewall untuk mem-blacklist beberapa IP yang dicurigai dapat mengakibatkan false positives dimana dapat mengganggu traffic dari request yang asli.

Beberapa metode yang digunakan untuk melancarkan serangan DoS:

  • SYN Flood Attack
  • Ping Flood Attack (Ping of Death)
  • Teardrop Attack
  • Peer-to-Peer Attacks

Menyusup ke Sistem Dalam 15 Detik (1)

systemintrusion
systemintrusion

Menyusup ke dalam sistem dalam waktu 15 detik dapat dilakukan, bahkan, jika terdapat kelemahan dan celah keamanan, memasuki sebuah sistem dapat dilakukan kurang dari 15 detik. Untuk melakukan panduan berikut, dibutuhkan koneksi internet.

DISCLAIMER
Penyalahgunaan informasi dalam panduan ini dapat mengakibatkan tuntutan 
pidana terhadap orang-orang bersangkutan. 
Penulis tidak akan bertanggung jawab dalam hal apapun 
baik tuntutan pidana maupun biaya yang diajukan kepada 
setiap individu yang menyalahgunakan informasi 
dalam panduan ini untuk melanggar hukum.
(Catatan: Panduan ini dibuat hanya untuk tujuan informasi dan edukasi.)
  • Klik Start
  • Masuk ke Run
  • Jika tidak ada dalam menu Start, search lalu ketik Run, Enter
  • Ketik Winipcfg, Enter
winipcf1

Angka untuk tiap baris (Adapter address, IP address, ets) akan berbeda. Jika anda menggunakan akses internet Dial-Up, anda dapat menemukan IP address anda di pilihan menu dropdown ‘PPP Adapter’. Jika menggunakan akses internet seperti DSL, Cable, dll, IP address anda dapat ditemukan pada pilihan menu dropdown ‘PCI Busmaster’, ‘SMC Adapter’, dll. Catat informasi IP address anda, tutup jendela window lalu:

  • Klik Start
  • Run
  • Ketik command, Enter

Atau

  • Klik Start
  • Search ‘cmd’ / ‘command’ / ‘command prompt’, Enter
winnt31

Pada command prompt, ketik:

  • nbtstat -A (IP address)

(IP Address) diisi dengan IP Address yang sudah dicatat
Misal: nbtstat -A 207.175.1.1

Catatan: Pengetikan huruf A harus dengan huruf kapital

Setelah IP Address dimasukkan, tekan Enter. Akan muncul perkiraan gambaran kira-kira seperti ini:

 __________________________
 Name    Type          Status
 ------------------------------------
 X-1     <00>UNIQUE    Registered
 WORK    <00>GROUP     Registered
 Y-1     <04>UNIQUE    Registered
 Z-1     <20>UNIQUE    Registered
 WORK    <1E>GROUP     Registered
 WORK    <1D>UNIQUE    Registered
 __MSBROWSE__.<01>GROUP Registered

*Beberapa info telah diubah

Angka di dalam tanda <> adalah ‘hex code values’. Yang ingin kita cari disini adalah ‘Hex Code’ dengan angka <20>. Jika anda tidak dapat menemukan hex code <20> pada daftar maka berlega hatilah. Jika anda memiliki hex code <20> dalam daftar, anda harus berhati-hati.

Hex code <20> menginformasikan bahwa ‘file and printer sharing’ dalam keadaaan ‘ON’. Disinilah hacker akan melakukan pengecekan pertama kalinya jika ia menyusup dalam sistem anda. Jika hacker mengetahui dalam sistem anda terdapat ‘file and printer sharing’ dalam keadaan ON, maka hacker dengan mudah mendapatkan akses ke dalam sistem anda.