Vast Open World – Dying Light membawa player ke dunia yang berada di ambang kehacuran. Di sini player harus bertahan hidup menghadapi berbagai macam jenis zombie, tidak hanya itu, survivor lain pun kadang dapat menjadi musuh jika dihadapkan dengan suplai barang bersamaan.
Night Changes the Rules – Saat matahari terbit player mengeksplorasi suplai dan senjata yang dapat digunakan. Saat matahari terbenam, player yang biasa memburu zombie, jadi yang diburu. Zombie pada malam hari bermutasi menjadi lebih kuat dan agresif, tidak hanya itu, ada sosok makhluk predator yang menguntit di belakang sana.
Parkour-Style Movement – Baik berhadapan dengan zombie atau kabur dari sergapan si predator yang memburu, player dapat mengeksplorasi lingkungan sekitar dengan mudah dan cepat layak nya gaya parkour. Melompat di antara atap rumah, memanjat dinding, dan menyerang diam-diam dari atas.
Brutal, Visceral Combat – Bertarung dengan menggunakan pisau, kapak, palu dan alat lainnya. Hancurkan apapun yang menghalangimu, selamatkan dirimu sendiri!
Firearms – Bertarung menggunakan senjata, kuat namun bising. Gunakan pistol, shotgun, senapan untuk menghabisi lawan namun waspada, kebisingan dapat mendatangkan hal yang tidak diinginkan.
Craft Your Weapons – Kenapa harus pakai pisau biasa kalau kamu bisa memodifikasi nya? Listrik, api, racun, pilihan itu ada di tangan mu!
Choose Your Play Style -Player dapat memainkan permainan sesuai dengan apa yang diinginkan, menghancurkan seluruh zombie yang dijumpai atau kabur dan utamakan misi, menjadi sebuah pilihan.
Hours of Gameplay – Jelajahi seluruh jalan cerita yang ada, selesaikan misi yang jumlahnya hingga ratusan!
Co-op Mode for 4 Players – Game ini dapat dimainkan hingga 4 player. Buktikan kalau kamu mampu bertahan hidup di sini!
Be the Zombie – Siapa bilang player hanya dapat meminkan peran sebagai survivor?
Breathtaking Visuals and Realism – Dying Light adalah game berbasis Chrome Engine 6 pertama dimana tampilan grafik nya tidak seperti apa yang akan kamu bayangkan sebelumnya!
Dying Light, game bergenre Open World, Survival Horror dengan perspektif First-Person Shooter ini bertemakan tentang zombie dan bagaimana untuk tetap dapat bertahan hidup. Di saat matahari terbit, player diminta untuk menjelajahi dunia yang telah terinfeksi virus misterius yang mengubah manusia menjadi pemakan daging. Di saat malam, virus misterius itu mengubah si ‘pemakan daging’, zombie, menjadi lebih agresif dan bertambah kuat dari biasanya. Tidak lupa, ada predator buas yang berburu manusia keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Player harus menggunakan seluruh skill yang ada dan bertahan hidup hingga subuh tiba.
Game Dying Light ini akan dirilis Januari 2015, demo game sudah dapat dimainkan sejak awal 2014.
Ikan Pari yang lapar secara tiba-tiba muncul dari permukaan laut untuk makan, membuat para turis yang menyaksikan ini secara langsung terkesima dengan apa yang terjadi di depan mata nya. Video ini direkan di tengah perjalanan menuju kepulauan Maladewa.
Setiap anak kecil yang baru pertama kali berhadapan dengan jarum suntik memiliki reaksi yang berbeda, takut, gelisah dan ada pula yang berani. Bermula dari pemberian injeksi untuk mencegah penyakit flu, seorang gadis cilik bernama Michaela melihat si jarum suntik mungil dengan “Wow”. Bagaimana reaksi Michaela saat dokter hendak memberi nya suntikan?
#Rihanna:# (*)I’m friends with the monster that’s under my bed ^[1] Aku telah berteman dengan monster di bawah tempat tidur ku Get along with the voices inside of my head Bersamaan dengan suaranya yang hidup di benak ku You’re trying to save me, stop holding your breath Kau berusaha menyelamatkan diriku, perbuatan mu sia-sia And you think I’m crazy, yeah, you think I’m crazy Dan kau pikir aku sudah gila, ya, kau berpikir aku sudah gila
#Eminem:# I wanted the fame, but not the cover of Newsweek Aku menginginkan ketenaran, namun bukan di sampul majalah Newsweek Oh, well, guess beggars can’t be choosey Ya, bolehlah, lagipula pengemis tidak suka milih-milih Wanted to receive attention for my music Aku ingin mereka memperhatikan karya musik ku Wanted to be left alone in public. Excuse me Namun aku juga butuh waktu untuk sendiri. Permisi For wanting my cake and eat it too, and wanting it both ways ^[2] Kau menginginkan kue milikku dan memakannya Fame made me a balloon cause my ego inflated Ketenaran membuat ego ku menggelembung layaknya sebuah balon (yang terus membesar) When I blew, see, but it was confusing Ketika aku meniup nya, lihat, itu membuat ku melihat diriku sendiri semakin bingung Cause all I wanted to do is be the “Bruce Lee of loose leaf”^[3] Itu kulakukan karena aku hanya ingin menjadi ‘Bruce Lee of loose leaf’ Abused ink, used it as a tool when I blew steam -wooh!- Bagai tinta yang disalahgunakan, aku menggunakannya untuk menghembuskan uap -wooh!- (uap kereta api) Hit the lottery, oh wee! Menang lotere, wee! But with what I gave up to get it was bittersweet Aku mendapatkan semuanya itu dengan tidak mudah (pahit) It was like winning a used mink Rasanya seperti menang dengan meminjam terlebih dulu kepahitan tersebut Ironic ’cause I think I’m getting so huge I need a shrink ^[4] Ironis memang, aku menginginkan kebesaran namun di saat yang sama aku butuh sesuatu yang dapat mengecilkan kebesaran yang telah kubuat I’m beginning to lose sleep: one sheep, two sheep Aku mulai kesulitan tidur; satu domba, dua domba (menghitung domba) Going coo coo and kooky as Kool Keith ^[5] Mulai bertingkah gila dan aneh seperti Kool Keith But I’m actually weirder than you think Sebenarnya aku lebih aneh dari apa yang kamu pikir ‘Cause I’m Karena aku
(*)
#Rihanna:# (**)Well, that’s nothing Itu belum seberapa Well, that’s nothing Itu belum seberapa
#Eminem:# Now, I ain’t much of a poet but I know somebody once told me Aku bukan lah seorang yang pandai dalam berpuisi namun aku ingat seseorang pernah mengatakan kepadaku To seize the moment and don’t squander it Jangan sia-sia kan kesempatan ‘Cause you never know when it all could be over tomorrow Karena kau tidak akan pernah tahu apa yang terjadi besok So I keep conjuring, sometimes I wonder where these thoughts spawn from Jadi aku terus membayangkan apa yang akan terjadi jika aku tenar, terkadang aku berpikir darimana asalnya semua bayangan-bayangan ini
#Suara monster yang bergumul dengan Eminem# Yeah, pondering’ll do you wonders. Ya, cukuplah merenung keajaiban akan muncul. No wonder you’re losing your mind the way it wanders. Tak heran kau dianggap gila karena renungan yang terlalu berkelana.
#Eminem:# Yoda-loda-le-hee-hoo (Ungkapan ini menunjukkan bagaimana Eminem ingin lepas/mengacuhkan ‘Si Monster’) I think it went wandering off down yonder Bayangan ku telah jauh mengembara And stumbled on to Jeff Van Vonderen ^[6] dan jatuh tepat pada Jeff Van Vonderen ‘Cause I need an interventionist Aku sangat membutuhkan pemisah To intervene between me and this monster Untuk memisahkan diriku dengan ‘Si Monster’ And save me from myself and all this conflict Dan menyelamatkan diriku dari semua benturan yang sudah ku perbuat ‘Cause the very thing that I love’s killing me and I can’t conquer it Aku ingin sekali membunuh diriku sendiri namun aku tidak dapat melakukannya My OCD’s ^[7] conking me in the head OCD ku membuat kepalaku terasa pecah Keep knocking, nobody’s home, I’m sleepwalking Terus mengetuk pintu, dimana kutahu tak ada siapapun dalam nya, kadang aku melakukan nya tidur sambil berjalan I’m just relaying what the voice in my head’s saying Aku hanya berusaha menyampaikan pesan yang ada dalam benakku Don’t shoot the messenger ^[8], I’m just friends with the Tolong jangan bunuh ‘si pembawa pesan’, aku hanya berteman dengan
(*)
(**)
#Eminem:# Call me crazy but I have this vision Kau boleh panggil aku si gila namun kau harus percaya dengan sebuah penglihatan yang kualami One day that I’d walk amongst you a regular civilian Suatu hari aku berjalan diatara kalian sebagai warga biasa But until then drums get killed and I’m coming straight at Sampai aku menemukan drummer telah terbunuh dan aku berjalan tepat MC’s, blood get spilled and I’ll di hadapan pemandu acara, darah telah bertumpahan, dan aku Take you back to the days that I’d get on a Dre ^[9] track membawa kalian di hari dimana diriku masih bersama dengan Dre Give every kid who got played that Dimana setiap anak yang mendengarkan lagu tersebut Pumped up feeling and shit to say back Menjadikan mereka tak terkendali dan mengungkapkan banyak ungkapan kotor To the kids who played him Untuk anak-anak yang terlanjur mendengar lagu itu I ain’t here to save the fucking children Musik ini bukan ditujukan untuk kalian But if one kid out of a hundred million Namun jika satu dari sekian juta anak yang mendengar Who are going through a struggle feels it and then relates, that’s great Dapat mengerti dan merasakan arti sesungguhnya dari lagu tersebut, itu yang kuinginkan It’s payback, Russell Wilson^[10] falling way back Saatnya membalas, seperti Russell Wilson yang jatuh namun bangkit In the draft, turn nothing into something, still can make that Ia dimasukkan dalam cadangan, membalikkan keadaan yang tidak ada menjadi ada Straw into gold chump, I will spin Rumpelstiltskin in a haystack Mengubah jerami menjadi emas, seperti dongeng Rumpelstiltskin dalam tumpukan jerami Maybe I need a straightjacket^[11], face facts Mungkin aku membutuhkan straightjacket, titik I am nuts for real, but I’m okay with that Mungkin aku benar-benar sudah gila, namun menurutku tidak menjadi masalah It’s nothing, I’m still friends with the Masalah itu masih belum seberapa, aku tetap berteman dengan
* (2X)
(**)
[1] ‘Monster under my bed’ adalah legenda dimana di bawah tempat tidur anak-anak selalu terdapat monster seram yang bersembunyi [2] ‘For wanting my cake and eat it too, and wanting it both ways’ adalah ungkapan keserakahan [3] ‘Bruce Lee of loose leaf’ ungkapan dimana loose leaf adalah lirik, ritme rap yang diciptakan Eminem, Eminem ingin menyamakan dirinya sebagai Bruce Lee, jika Bruce Lee dijuluki master martial artist (master bela diri) Eminem ingin dijuluki master lyricist (master lirik, ritme dalam rap) [4] ‘Shrink’ di sini adalah seorang psikiater yang dapat membantu Eminem ‘mengecilkan’ apa yang terlajur besar [5] Kool Keith, seorang Rapper [6] Jeff Van Vonderen, seorang penulis, motivator sekaligus mantan pendeta [7] OCD (ObsessiveāCompulsive Disorder) adalah gangguan kecemasan yang ditandai dengan kegelisahan, ketakutan, khawatir, perilaku repetitif (berulang) yang ditujukan untuk mengurangi kecemasan si penderita -wikipedia- [8] ‘the messenger’ disini adalah diri Eminem sendiri [9] Dre (Dr. Dre), seorang Rapper [10] Russell Wilson, seorang pemain American football yang dianggap remeh oleh banyak orang (diskriminasi) namun berhasil menunjukkan prestasi nya, persis dengan apa yang dialami Eminem, diskriminasi ‘kulit putih’ yang banyak orang mengatakan tidak dapat sukses dalam hal rap jika dibandingkan dengan ‘kulit hitam’