Masih ingat beberapa wabah penyakit yang dipelajari di kelas sejarah? Mereka datang kembali dan siap untuk menularkannya pada orang-orang! Nagasawa, seorang siswa ‘melodramic’ terjebak di tengah wabah mengerikan ini, dia benar-benar tidak tahu apa yang terjadi, mencoba untuk bertahan hidup di sekeliling orang-orang yang telah terinfeksi.
Beberapa abad lalu, peradaban kuno memimpin dunia. Peradaban tersebut terkenal akan artefak dan mesin yang canggih, namun binasa akibat penyalahgunaan dari ciptaan tersebut. Sebuah pesan tertulis di papan dalam bahasa Ibrani, orang-orang yang menulis pesan tersebut meninggalkannya untuk para generasi penerus, isi pesan tersebut memberitahukan kepada generasi selanjutnya jika mereka tidak dapat menggunakan dengan baik apa yang mereka ciptakan, lebih baik mereka dimusnahkan. Beberapa lembaga seperti kelompok bersenjata, tentara nasional dan tentara bayaran mulai mencari secara rahasia artefak-artefak misterius ini untuk kemudian digunakan demi kepentingan masing-masing melawan musuh-musuh mereka. Hanya ARCAM yang dapat menghentikan gerakan pasukan-pasukan ini dari kebinasaan mereka sendiri dengan menggunakan mesin-mesin canggih. Dengan bantuan dari beberapa tangan militer, Tentara ARCAM dan agen rahasia elit yang dinamakan Spriggans atau Strikers, mereka berencana untuk menghentikan aksi tentara yang ingin menghancurkan dunia dengan menggunakan artefak-artefak berbahaya itu.
Virus mematikan menyebar ke seluruh tempat di dunia, mengancam keberadaan umat manusia, virus ini mengubah manusia menjadi monster yang mengerikan yang disebut ‘Kanshu’. Tidak ada seorang pun yang tahu darimana asal monster ini, kecuali sebuah organisasi yang bernama F.L.A.G, yang mendedikasikan tujuan nya untuk memburu dan menghancurkan sumber dari infeksi virus ini berasal. Seluruh anggota F.L.A.G memiliki kekuatan super guna menghadapi para lawan. Suatu hari, sebuah pesan handphone muncul dari seorang kerabat dan tanpa disadari megarahkan Riku Amami ke konflik antara F.L.A.G dan Kanshu. Sebuah kepompong misterius akan mengubah hidupnya untuk selamanya, ke arah yang lebih baik atau bahkan buruk.
Just give me a reason to keep my heart beating Beri aku alasan untuk tetap hidup Don’t worry it’s safe right here in my arms Tak perlu cemas kau aman disini, dipelukanku As the world falls apart around us all we can do is hold on Meski dunia hancur berantakan, yang dapat kita lakukan adalah bertahan Hold on Bertahan
Take my hand and bring me back Pegang erat tanganku dan bawaku kembali
I’ll risk everything if it’s for you Aku korbankan semuanya demi dirimu A whisper into the night Bisikan di keheningan malam Telling me it’s not my time, and don’t give up Mengatakan ini belum saatnya, jangan menyerah I’ve never stood up before this time Aku belum pernah bangkit sebelumnya でも 譲れないもの Demo yuzurenai mono But I won’t separate Namun aku akan berusaha 握ったこの手は離さない Nigitta kono te wa hanasanai What I grasped onto, unable to relinquish Apa yang telah ku genggam, takkan ku lepas
(*) So stand up. Stand up Jadi bangkit berdiri Just gotta keep on running Terus berlari Wake up. Wake up Berdiri tegak Just tell me how I can Jangan pernah katakan Never give up Untuk berhenti dan menyerah 狂おしいほど刹那の艶麗 Kuruwashii hodo setsuna no enrei How crazy I am for this breathtaking moment Aku takkan melepas momen menakjubkan ini
Just tell me why baby Katakan padaku kenapa They might call me crazy Sebab mereka mungkin akan mengatakan aku gila For saying I’ll fight until there is no more Hanya karena aku mengatakan bahwa aku akan tetap berjuang sampai penghabisan 愁いを含んだ閃光眼光は感覚的衝動 Urei fukunda senkou gankou wa kankakuteki shoudou Brief flashes of anguish contained by subconscious impulse Sekilas penderitaan itu muncul dari alam bawah sadar Blinded I can’t see the end Menjadi buta, aku tak dapat melihat akhir perjalanan ini So where do I begin? Dari mana baiknya aku memulai?
Say not a word I can hear you Jangan bicara sepatah katapun, aku dapat mendengar kata hatimu The silence between us Di keheningan antara kita なにもないように映ってるだけ Nanimo nai youni utsutteru dake Harmonizing like there’s only emptiness Seperti harmoni berpadanan di tengah kekosongan I’ll take this chance and I’ll make it mine Aku akan mengambil kesempatan ini dan menjadikannya milikku ただ隠せないもの 飾ったように見せかけてる Tada kakusenai mono kazatta youni misekaketeru Still pretending exposed matters are like hung decorations
(*)
悲しみと切なさの艶麗 Kanashimi to setsunasa no enrei The magnificence of sorrow and misery Walau penderitaan dan kesengsaraan ini begitu besar
(**) Just give me a reason to keep my heart beating Beri aku alasan untuk tetap hidup Don’t worry it’s safe right here in my arms Tak perlu cemas kau aman disini, dipelukanku くだけて泣いて咲いて散ったこの思いは Kudakete naite saite chitta kono omoi wa Crumbled, wept, blossomed, and dissolved, this hope Harapan ini remuk, meratap, bersemi, terlarut menjadi satu So blinded I can’t see the end Menjadi buta dan tak dapat melihat akhir dari perjalanan ini
Look how far we’ve made it Namun lihat seberapa jauh kita berhasil melampauinya The pain, I can’t escape it Walau aku tak dapat lepas dari rasa sakit itu このままじゃまだ終わらせる事は出来ないでしょ Kono mama jya mada owaraseru koto wa dekinai deshou? Like this, I can’t possibly finish what I’m being forced to end just yet Nampaknya aku tak dapat menyelesaikan apa yang seharusnya aku akhiri 何度くたばりそうでも朽ち果てようとも Nando kutabari sou demo kuchi hate you tomo No matter how often it looks like I’ll collapse exhausted, even if I crumble away completely Tidak peduli seberapa sering diriku jatuh, atau benar-benar rubuh 終わりはないさ Owari wa nai sa There is no end Tiada akhir dari perjalanan ini So where do I begin? Darimana sebaiknya aku memulai?
握りしめた 失わぬようにと Nigrishimeta ushinawanu youni to If I spread wide my clenched hand Jika ku lepas genggaman erat ku ini 手を広げればこぼれ落ちそうで Te wo hirogereba kobore ochi sou de The inert days spent without anything I throw away Hari-hari yang kita lalui bersama akan terbuang 失うものなどなかった日々の惰性を捨てて Ushinau mono nado nakatta hibi no dasei wo sutete Will look like they’re scattering as if I had never lost them Akan terlihat berserakan seolah aku tak pernah kehilangan kenangan itu 君を Kimi wo And you Dan dirimu
(**)
Look how far we’ve made it Namun lihat seberapa jauh kita berhasil melampauinya The pain, I can’t escape it Walau aku tak dapat lepas dari rasa sakit itu このままじゃまだ終わらせる事は出来ないでしょ Kono mama jya owaraseru koto wa dekinai deshou? Like this, I can’t possibly finish what I’m being forced to end just yet Nampaknya aku tak dapat menyelesaikan apa yang seharusnya aku akhiri 何度くたばりそうでも朽ち果てようとも Nando kutabari sou demo kuchi hate you tomo No matter how often it looks like I’ll collapse exhausted, even if I crumble away completely Tidak peduli seberapa sering diriku jatuh, atau benar-benar rubuh 終わりはないさ Owari wa nai sa There is no end Tidak ada akhir dari perjalanan ini It finally begins Sudah saatnya
Fateful Encounters: berdasarkan novel karangan Kaminaga Manabu. Psychic Detective Yakumo menceritakan tentang seorang mahasiswa yaitu Saitou Yakumo yang terlahir memiliki warna mata yang berbeda. Mata kirinya yang berwarna merah memberi Yakumo kekuatan untuk melihat makhluk kasat mata/ hantu. Yakumo percaya keberadaan makhluk kasat mata ini terikat dengan bumi dikarenakan adanya suatu tujuan, jika ia berhasil menghapuskan tujuan itu, maka para makhluk gentayangan ini dapat istirahat dengan tenang. Dimintai bantuan oleh Ozawa Haruka, mereka memulai investigasi.