Video Game Girlfriend

Mempunyai pacar yang memiliki satu kesamaan hobi dengan kita tentu hal yang menyenangkan, beberapa orang yang suka main game konsol atau pc misal nya, beberapa dari mereka pasti pernah mecoba dengan gigih untuk menularkan ‘virus’ ketagihan bermain game ini. Beberapa gamer mengatakan bahwa tindakan ini adalah bodoh dan terlalu kekanak kanakan.

Jika ada seseorang bertanya pada seorang gamer, apa yang membuat game tersebut spesial bagi mu? Tentu bukan perkara mudah, jawaban tersebut sangat kompleks dan panjang. Karena pengalaman seorang gamer selama bertahun tahun tidak mungkin dapat di jelaskan begitu saja dalam percakapan pendek.

Nah bagai mana jika kita pernah menularkan virus ketagihan game tersebut kepada orang yang kita suka, misal pacar, lalu hal yang mengerikan terjadi. Video dari Swoozie ini menggambarkan bagai mana hal itu terjadi.

The Walking Dead – VFX Reel

Bagi pecinta The Walking Dead yang tayang sejak Oktober tahun 2010 lalu mungkin ada rasa sedikit penasaran mengenai bagai mana peran serta visual effect yang di olah sedemikian rupa menjadi tayangan yang memang layak di acungi jempol. Berikut dua video yang memperlihatkan sisi visual effect dari beberapa episode The Walking Dead.

Film – The Goonies

Judul: The Goonies
Sutradara: Richard Donner
Genre: Adventure, Comedy, Friendship, Family
Negara: Amerika Serikat
Tahun: 1985

“Don’t you realize? The next time you see sky, it’ll be over another town. The next time you take a test, it’ll be in some other school. Our parents, they want the best of stuff for us. But right now, they got to do what’s right for them. Because it’s their time. Their time! Up there! Down here, it’s our time. It’s our time down here. That’s all over the second we ride up Troy’s bucket.” –Mikey-

The Goonies adalah sekelompok anak yang suka berpetualang dan mencari hal hal baru, mereka adalah Michael Walsh (Mikey) di kenal akan gaya kepemimpinan nya, Clark Devereaux (Mouth) yang banyak bicara, Richard Wang (Data) di kenal akan penemuan penemuan nya yang aneh, serta Lawrence Cohen (Chunk) yang terkenal rakus akan makanan, tak lupa juga yang akan ikut petualangan mereka, kakak Mikey, Brandon Walsh (Brand), dan kedua teman perempuan nya, masing masing Andrea Carmichael (Andy) dan Stephanie Steinbrenner (Steph). Petualangan mereka berawal dari loteng rumah Mikey, dimana loteng tersebut adalah tempat menyimpan barang penting kepunyaan ayah nya. Teman teman Mikey,  dihantui rasa penasaran sehingga mereka bersama sama ke loteng walau Mikey tidak setuju.

(Dari kiri ke kanan: Andrea “Andy” Carmichael, Brandon “Brand” Walsh, Clark “Mouth” Devereaux, Michael “Mikey” Walsh, Richard “Data” Wang, Lawrence “Chunk” Cohen dan Stephanie “Stef” Steinbrenner)

Di dalam loteng tersebut Mikey menemukan peta asal Spanyol dan mencoba meminta bantuan Mouth untuk menerjemahkan nya, rumor peta tersebut adalah ada nya harta karun yang di simpan oleh bajak laut terkenal bernama One-Eye Willy, Mikey pun mencoba untuk mencoba membujuk teman teman nya agar mau ikut bersama nya dalam petualangan mencari harta karun ini. Menurut peta lokasi harta karun tersebut berada di sebuah restoran pinggir pantai yang sudah tidak layak lagi di sebut sebagai restoran. The Goonies tidak tahu bahwa di dalam restoran tersebut tinggal para buronan yang berhasil membawa kabur salah seorang teman nya dari penjara, The Fratelli.

Petualangan penuh rintangan pun di mulai, tidak saja the Goonies harus menghadapi para buronan, pun mereka harus menghadapi jebakan jebakan yang siap menerjang mereka di jalan gua menuju harta karun itu berada. Mereka juga akan bertemu seseorang yang sangat mengerikan di tengah perjalanan mereka. Film ini mengangkat tema petualangan di antara sahabat, di mana di katakan oleh Mikey sesaat the Goonies menyerah di dalam gelap nya gua, “Kalau kita pulang dan kembali kita tidak akan bisa merasakan petualangan seru di hadapan kita, waktu orang dewasa adalah di atas sana, dunia mereka, waktu kita adalah di sini.”

Joke – Two Little Boys

Two little boys, ages 8 and 10, are excessively mischievous.

They are always getting into trouble and their parents know if any mischief occurs in their town, the two boys are probably involved.

The boys’ mother heard that a preacher in town had been successful in disciplining children, so she asked if he would speak with her boys The preacher agreed, but he asked to see them individually.

The mother sent the 8 year old in the morning, with the older boy to see the preacher in the afternoon. The preacher, a huge man with a deep booming voice, sat the younger boy down and asked him sternly, “Do you know where God is, son?”

The boy’s mouth dropped open, but he made no response, sitting there wide-eyed with his mouth hanging open.
So the preacher repeated the question in an even sterner tone, “Where is God?! Again, the boy made no attempt to answer. The preacher raised his voice even more and shook his finger in the boy’s face and bellowed, “WHERE is GOD?!”

The boy screamed & bolted from the room, ran directly home & dove into his closet, slamming the door behind him. When his older brother found him in the closet, he asked, “What happened?”

The younger brother, gasping for breath, replied, “We are in BIG trouble this time!” “GOD is missing, and they think WE did it!”

Credits to Joe Burton