Doa Bangkit dari Ruku dan I’tidal

ragamdoa
Doa bangkit dari Ruku’:

سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَه
Sami’allaahu liman hamidah.

“Semoga Allah mengabulkan doa orang yang memuji-Nya.”


Doa I’tidal:

  رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ.
Rabbanaa lakal hamdu.

“Ya Tuhan kami, kepunyaan-Mulah segala puji”

(HR. Bukhari)

 رَبَّنَا ولَكَ الْحَمْدُ
Rabbanaa walakal hamdu.

“Ya Tuhan kami, dan kepunyaan-Mulah segala puji”

(HR. Bukhari)

 رَبَّنَا ولَكَ الْحَمْدُ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّباً مُبَارَكًا فِيْهِ
Rabbanaa walakal hamdu hamdan katsiiran thayyiban mubaarakan fiih.

“Ya Tuhan kami, dan kepunyaan-Mulah segala puji, dengan pujian yang banyak dan baik dan penuh berkah”

(HR. Bukhari)

اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّمَاوَاتِ وَمِلْءُ الْأَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ
Allahumma rabbanaa lakal hamdu mil-us samaawaati wa mil-ul ardhi wa mil-u maa syi’ta min syaiin ba’du.

“Ya Tuhan kami, bagi-Mulah segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh apa juga yang Allah kehendaki selain itu.”

(HR. Muslim, Abu Daud, Ahmad dan Tirmidzi)


Keterangan:
– Dari sekian banyak doa I’tidal, silahkan pilih yang mana saja yang akan diamalkan
– Bacaan i’tidal dibaca setelah tegak berdiri
– Hendaklah tuma’ninah (tenang) dalam berdiri dan tidak tergesa-gesa.

Ragam Doa Ruku

ragamdoa
سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ
Subhaana rabbiyal ‘azhiim.

“Maha Suci Tuhanku yang Maha Agung.”

(HR. Muslim)


سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي.
Subhaanaka Allaahumma rabbanaa wabihamdika Allaahummaghfirlii.

“Maha Suci Engkau ya Allah ya Tuhan kami, dengan memuji-Mu ampunilah aku.”

(HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad)


سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلاَئِكَةِ وَالرُّوحِ.
Subbuuhun qudduusun rabbul malaaikati warruuhi.

“Maha Suci Allah dan Maha Agung Tuhan para malaikat.”

(HR. Muslim)

Membaca Isti’adzah atau Ta’awwudz

ragamdoa
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ.

A’uudzubillaahi minasy syaithaanir rajiim.

“Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk.”


 أَعُوْذُ بِاللهِ السَّمِيْعِ العَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ.
A’uudzubillaahis samii’il ‘aliim minasy syaithaanir rajiim.

“Aku berlindung kepada Allah yang Maha Mendengar lagi Maha mengetahui dari godaan syetan yang terkutuk.” (HR. Abu Daud)

Ragam Doa Iftitah

ragamdoa
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلَا إِلَهَ غَيْرُكَ.
Subhaanaka allaahumma wabihamdika watabaarakasmuka wata’ala jadduka walaa ilaaha ghairuka.
“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu Maha Suci nama-Mu dan Maha Tinggi kemuliaan-Mu, serta tidak ada tuhan selain Engkau.”

(HR. Muslim dan Ahmad)


 اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اغْسِلْني مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ.

Allaahumma baa’id baini wabaina khathaayaaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghribi, Allaahumma naqqinii minal khathaayaaya kamaa yunaqqas tsaubul abyadu minad danasi, Allaahummaghsilnii min khathaayaaya bilmaa-i, watstsalji, walbaradi.

“Ya Allah, jauhkan antaraku dan antara dosa-dosaku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah segala kesalahanku sebagaimana dibersihkan kotoran dari pakaian yang putih. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan salju, air dan embun.”

(HR. Bukhari dan Muslim)


 وَجَّهْتُ وَجْهِىَ لِلَّذِى فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ إِنَّ صَلاَتِى وَنُسُكِى وَمَحْيَاىَ وَمَمَاتِى لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ اللَّهُمَّ أَنْتَ الْمَلِكُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ. أَنْتَ رَبِّى وَأَنَا عَبْدُكَ ظَلَمْتُ نَفْسِى وَاعْتَرَفْتُ بِذَنْبِى فَاغْفِرْ لِى ذُنُوبِى جَمِيعًا إِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ وَاهْدِنِى لأَحْسَنِ الأَخْلاَقِ لاَ يَهْدِى لأَحْسَنِهَا إِلاَّ أَنْتَ وَاصْرِفْ عَنِّى سَيِّئَهَا لاَ يَصْرِفُ عَنِّى سَيِّئَهَا إِلاَّ أَنْتَ لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ كُلُّهُ فِى يَدَيْكَ وَالشَّرُّ لَيْسَ إِلَيْكَ أَنَا بِكَ وَإِلَيْكَ تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ.
Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan wa maa ana minal musyrikiin, innash shalaatii wa nusuukii wa mahyaaya wa mamaatii lillahi robbil ‘aalamiin, laa syariika lahu wa bidzalika umirtu wa ana minal muslimiin. Allaahumma antal maliku laa ilaaha illa anta. Anta rabbii wa ana ‘abduka, zhalamtu nafsii wa’taraftu bidzanbii faghfirlii dzunuubii jamii’an innahu la yaghfirudz dzunuuba illa anta. Wahdinii li ahsanil akhlaqi laa yahdii li ahsanihaa illa anta. Washrif ‘annii sayyi-ahaa laa yashrifu ‘anni sayyi-ahaa illa anta. Labbaika wa sa’daika wal khairu kulluhu fii yadaika wasysyarru laisa ilaika. Ana bika wa ilaika tabaarakta wa ta’aalaita astaghfiruka wa atuubu ilaika.

“Kuhadapkan wajahku (diriku) kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dalam keadaan Suci dan menyerahkan diri dan aku tidak termasuk orang yang menyekutukan-Nya. Sesungghnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan semesta alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya, dan dengan itu aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang yang bererah diri kepada-Nya. Ya Allah. Engkau adalah raja, tidak ada tuhan selain Engkau. Engkau adalah tuhanku (pengurusku) dan aku adalah hamba-Mu. Aku telah menganiaya diriku dan mengetahui segala dosaku. Maka ampunilah segala dosaku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosaku selain Engkau. Bimbinglah aku kepada akhlak yang baik. Tidak ada yang dapat membimbing kepada akhlak yang baik selain Engkau. Palingkanlah diriku dari akhlak yang buruk. Tidak ada yang memalingkan diriku dari akhlak yang buruk melainkan Engkau. Aku sambut panggilan-Mu dan aku harap pertolongan-Mu untuk menunaikan perintah-Mu. Dan kebaikan seluruhnya ada pada kekuasaan-Mu, sedangkan kejelekan tidak akan kembali kepada-Mu dan kepada-Mu aku kembali. Mahaberkah dan MahaTinggi Engkau. Kepada Engkau aku memohon pertolongan dan kepada Engkau aku bertaubat. “

(HR. Muslim)

Battlefleet Gothic: Armada Tunjukkan Pertarungan Dahsyat di Luar Angkasa

battlefleetgothicarmada
Akhirnya setalah lama menunggu semenjak diperkenalkan awal Januari 2015 lalu, Focus Home Entertainment merilis gameplay dari Battlefleet Gothic: Armada yang menunjukkan peperangan kapal luar angkasa yang fantastis dengan grafik yang begitu detail.

Game ini rencananya dapat dimainkan baik single dan multiplayer. Kapal perang yang diperlihatkan dari video sejauh ini ada 2 kelompok besar yakni The Imperium dan Chaos yang memiliki kelemahan dan kekuatannya masing-masing, termasuk beberapa ability yang unik.

Battlefleet Gothic: Armada akan dirilis tahun 2016 mendatang, belum ada kepastian tanggalnya hingga saat ini.

Berikut gameplay-nya: