Atlus merilis trailer terbaru untuk Dragon’s Crown Pro, video berdurasi kurang lebih 1 menit tersebut menampilkan perbandingan grafik antara 4K dengan HD. Saat rilis nantinya, Dragon’s Crown Pro akan menampilkan fitur resolusi grafik 4K lengkap dengan aransemen orkestra yang telah diperbaharui untuk setiap track musik yang ada di dalam game.
Pemain yang masih ingin mendengarkan background music orisinal dapat mengubah pengaturan bersangkutan di menu Audio Option. Dragon’s Crown Pro sudah tersedia untuk platform PlayStation 4 di wilayah Jepang dan siap diluncurkan untuk wilayah Amerika dan Eropa tanggal 15 Mei 2018.
Pharsa merupakan salah satu Mage terbaik saat bertarung bersama dengan tim, ini artinya Pharsa tidak dianjurkan berada dalam keadaan solo dikarenakan hampir semua skill yang dimilikinya sangat bergantung dari posisi. Damage Burst yang dihasilkan skill Passive-nya terbilang mematikan dan skill Ulti-nya memiliki damage AoE yang sangat baik jika digunakan dengan posisi dan timing yang tepat.
Sayangnya, Pharsa memiliki HP yang tidaklah tebal dan skill dengan kemampuan Crowd Controlnya tidak ada sama sekali. Pastikan untuk menaikkan level dari skill 2 (Energy Impact) terlebih dulu. Anda bisa menggunakan skill 1 (Wings by Wings) untuk berbagai kondisi seperti melarikan diri atau mengejar musuh. Sebagai contoh, saat anda sudah mencari posisi yang tepat untuk mengeluarkan skill Ulti (Feathered Air Strike) dan musuh berlari mendekati anda, segera kabur menggunakan skill 1.
Ras Crow dari Askati Forest merupakan salah satu ras paling tua yang pernah ada dalam sejarah Land of Dawn. Ras Crow dipersatukan oleh raja Crow bernama Osana yang menguasai sihir bernama Sky Magic. Sihir tersebut terbilang sangat unik dimana penggunanya dapat terbang mengarungi langit dan melontarkan kekuatan Magic dari jarak yang jauh. Namun, Sky Magic ini hanya dapat dimiliki oleh mereka yang telah melalui ritual Awakened. Putri Pharsa, keturunan Raja, diketahui memiliki golongan darah yang tidak biasa, kala itu banyak orang percaya kalau Putri Pharsa mempunyai kekuatan Magic yang potensial, namun apa daya, kekuatan tersebut tidak dapat dilepaskan. Selang beberapa waktu, darah yang mendiami tubuh Pharsa membuatnya sakit. Banyak orang jahat yang menginginkan darah Pharsa, termasuk Alice. Saat pernikahan Pharsa berlangsung, Alice diam-diam menginvasi Askati Forest, membunuh satu persatu suku Crow yang ada disana. Mengetahui akan hal tersebut, Pharsa tidak sengaja menjatuhkan mahkota kuno milik Osana. Penampilan Pharsa berubah drastis, kekuatan Magic menyelubungi tubuhnya dan ritual Awakened pun langsung berhasil ia lalui. Dengan kekuatan barunya, ia berhasil mengusir jauh Alice dari Aslati Forest. Verri, pujaan hati Pharsa, tidak tega melihat tunangannya menjadi buta dikarenakan kekuatan Magic yang kini mendiami tubuh Pharsa. Verri memilih untuk menjadi seekor burung dan menemani Pharsa dimanapun ia berada. Pharsa tidak menginginkan semuanya ini terjadi, namun semuanya sudah terlambat, kini satu-satunya hal yang Pharsa inginkan adalah balas dendam.
Hero Builds berkaitan dengan Equipment yang dipakai Hero agar buff yang diinginkan bisa kita gunakan secara maksimal saat bertarung melawan musuh. Ada beberapa istilah builds yang perlu diketahui yakni: