Mengamati Dunia -4-

mengamati dunia

Mengamati Dunia -4-

Bunuh Diri Meningkat Tajam di Jepang

bunuhdirijepang

Di Jepang lebih banyak orang melakukan bunuh diri pada tahun 1998 dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, lapor The Daily Yomiuri. Menurut Badan Kepolisian Nasional Jepang, 32.863 orang bunuh diri pada tahun 1998—tiga kali lipat jumlah korban kecelakaan lalu lintas di Jepang. Peningkatan ini banyak dikaitkan dengan problem finansial akibat pengangguran, yang telah mencengkeram negara itu setelah krisis ekonomi baru-baru ini. Bunuh diri adalah penyebab kematian terbesar keenam di Jepang.

Polusi Udara yang Mematikan

”Lalu lintas jalan adalah sumber polusi yang paling cepat berkembang di Eropa, dan di beberapa negeri, lebih banyak orang meninggal karena polusi udara daripada karena kecelakaan [lalu lintas],” lapor kantor berita Reuters. Menurut sebuah studi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 21.000 orang di Austria, Prancis, dan Swiss mati muda setiap tahun karena penyakit pada saluran pernapasan atau penyakit jantung yang awalnya disebabkan oleh polusi udara. Dalam sebuah laporan terpisah, diperkirakan bahwa di 36 kota di India, 110 orang mati muda setiap hari karena polusi udara.

Data Digital Lenyap Dengan Cepat

Selama bertahun-tahun, para ilmuwan komputer mengatakan bahwa menyimpan informasi secara digital lebih dapat diandalkan daripada menyimpannya pada kertas. Namun sekarang, para pustakawan dan kolektor menyuarakan pendapat yang berbeda. ”Kita kehilangan banyak informasi sejarah dan ilmiah yang penting akibat kerusakan media atau sistem yang ketinggalan zaman,” kata majalah Newsweek. Sistem penyimpanan digital seperti disket mudah rusak akibat panas, kelembapan, oksidasi, dan medan magnet di sekitarnya. Dan, bergantung pada kondisi penyimpanannya, pita magnetik yang digunakan untuk menyimpan data digital mungkin hanya dapat bertahan selama satu dekade, kata majalah itu.

datadigitallenyapcepat

Tantangan lain bagi pihak-pihak yang mencoba melestarikan informasi digital adalah pesatnya perubahan teknologi. Perangkat keras (hardware) yang digunakan untuk menyimpan data berubah sedemikian cepatnya sehingga dalam waktu singkat, sistemnya menjadi ketinggalan zaman. Abby Smith dari Dewan Sumber Informasi dan Kepustakaan mengatakan, ”Jangan berharap untuk menyelamatkan informasi jika kita tidak punya semuseum penuh pemutar pita magnetik dan komputer pribadi yang lebih tua.”

Populasi India Melampaui Angka Satu Miliar

Menurut Divisi Populasi PBB, populasi India melampaui angka satu miliar pada bulan Agustus 1999. Padahal, lebih dari 50 tahun yang lalu, populasi India hanya sepertiga dari jumlah sekarang. Jika angka pertumbuhan ini terus meningkat seperti sekarang, yakni 1,6 persen setahun, dalam kira-kira empat dasawarsa, India akan melampaui Cina sebagai negara berpenduduk terbesar. ”Populasi India dan Cina telah mencapai sepertiga penduduk dunia,” lapor The New York Times. Dalam waktu kurang dari setengah abad, harapan hidup di India telah meningkat dari 39 tahun menjadi 63 tahun.

Angka Perkawinan di AS Merosot

Sebuah studi oleh Proyek Perkawinan Nasional dari Rutgers University mendapati bahwa angka perkawinan di AS telah merosot hingga titik terendah sepanjang sejarah, lapor The Washington Post di situs Web-nya. Studi itu juga mengamati bahwa segera setelah Perang Dunia II, 80 persen anak-anak di negara itu dibesarkan dalam keluarga yang utuh.

angkapernikahanamerikamenuruntajam

Namun, dewasa ini angka itu telah merosot menjadi 60 persen. ”Persentase gadis remaja yang mengatakan bahwa memiliki anak di luar ikatan perkawinan adalah ’gaya hidup yang pantas dijalani’ telah meningkat dari 33 persen menjadi 53 persen dalam dua dekade belakangan ini,” kata laporan itu. Tidak heran, laporan itu mengatakan, ”Lembaga perkawinan sedang menghadapi masalah yang serius!”

From Watchtower Publications 22nd Jan, 2000