[Eksklusif] Sekilas Cerita Dibalik Karakter Hashashin: Seeker of the Star

Halaman eksklusif ini kami dedikasikan khusus untuk event Black Desert Console dimana kelas baru Hashashin muncul secara eksklusif untuk pertama kalinya di platform PlayStation 4 dan Xbox One.


“The Blackstar shall deliver us all to paradise.

We stand guard against the darkness

’till the day we breathe our last.”

Mantra diatas merupakan mantra yang tetap dipegang teguh oleh kelompok Hashashin. Mereka hidup bersamaan dengan riuhnya peperangan di padang pasir yang luas. Tiga tahun berlalu sudah semenjak Blackstar jatuh di arah barat dan kini mereka tidak dapat melihat Nirwana yang dijanjikan. Apa yang dikatakan para leluhur tidak pernah kunjung datang, sementara monster ganas terus keluar berhamburan tiada henti.

“Hear me. For I am the curved blade of Aal,

the master who shall unleash his raging winds and sands.” 

Hanya Hashashin sejati yang dapat menghentikan kekacauan yang terjadi dan hanya dengan menggunakan imannya, seorang Hashashin dapat melalui seluruh pelatihan mengerikan yang belum pernah dirasakan oleh manusia pada umumnya. Demikian pun kematian sesamanya mereka jadikan sebagai sumber kekuatan baru untuk terus maju dan bertempur.

Adalah Kayal Nesser, orang luar yang memutus rantai ikatan yang telah lama dibentuk oleh para leluhur kelompok Hashashin. Ia merupakan anak haram dari salah satu keluarga kerajaan Valencia yang akan dinobatkan menjadi pewaris dari kepemimpinan Hashashin yang disebut sebagai Qabal ‘The One at the End’. Kayal merupakan biang dari segala kekacauan yang terjadi, ia pun menjadi orang pertama yang kabur begitu saja meninggalkan malapetaka bagi kelompok Hashashin.

Para tetua memandang hina sekaligus rendah dirinya (Kayal) dan mengatakan:

“Blackstar of Salvation belum kunjung datang dikarenakan ada di antara kita yang masih lemah imannya. Tiada lain selain Hashashin sejatilah yang dapat memasuki Nirwana. Kayal telah gagal memimpin kalian, ia bukanlah sosok pimpinan Hashashin yang sejati.”

Kelompok Hashashin sekali lagi membuka dirinya untuk berperang yang kesekian kalinya agar mereka bisa mendapatkan Nirwana yang dijanjikan, namun beberapa diantara mereka masih diliputi keraguan. Keraguan itu terus tumbuh dan bertambah khususnya di dalam benak Kayal, ia terus mempertanyakan kebenaran dibalik ajaran suci Aal, termasuk eksistensi monster, arti dari keselamatan yang sesungguhnya dan identitas Blackstar.

Kayal akhirnya pergi meninggalkan kelompoknya, ia pergi jauh dengan menggunakan perahunya yang mungil. Namun rupanya, tak jauh dari sana ada sebuah energi hitam bermata merah dengan senyumannya yang manis. Energi hitam itu telah menunggu kedatangan Kayal, ia tidak sabar untuk memberikan sebuah kekuatan baru untuknya.


Halaman ini termasuk ke dalam kategori eksklusif. Anda bisa menemukan Walkthrough Black Desert Online PC dan Mobile disini: