
ESL mengumumkan kerjasamanya dengan NADA (Nationale Anti Doping Agentur) untuk membahas rancangan kebijakan anti-doping agar kompetisi berjalan secara layak, adil dan menghormati privasi para pemain. Walaupun NADA dan ESL masih membuat peraturan untuk menentang penggunaan doping ini pada ajang turnamen game profesional tersebut, mereka akan memulai tes narkoba bagi calon pemain yang akan bertarung pada ESL One Cologne Agustus 2015 mendatang.
Rancangan kebijakan ini dibuat menyusul sebuah pengakuan dari mantan pemain Cloud9, Kory Semphis Friesen, yang mengatakan dirinya memakai obat Adderall saat berkompetisi pada ajang ESL One Katowice Maret 2015. Adderall adalah semacam jenis obat untuk penderita ADHD yang memiliki efek samping meningkatkan konsentrasi dan kewaspadaan, terlebih juga membuat siapapun yang memakai dapat terjaga selama berjam-jam lamanya.
