![]()
Jika Seseorang Berada Di Masjid Dan Teringat Bahwa Dia Sedang Junub, Maka Dia Keluar Sebagaimana Mestinya Dan Tidak Tayammum
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ قَالَ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ “أُقِيمَتْ الصَّلاَةُ وَعُدِّلَتْ الصُّفُوفُ قِيَامًا فَخَرَجَ إِلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا قَامَ فِي مُصَلاَهُ ذَكَرَ أَنَّهُ جُنُبٌ فَقَالَ لَنَا “مَكَانَكُمْ” ثُمَّ رَجَعَ فَاغْتَسَلَ ثُمَّ خَرَجَ إِلَيْنَا وَرَأْسُهُ يَقْطُرُ فَكَبَّرَ فَصَلَّيْنَا مَعَهُ”
تَابَعَهُ عَبْدُ الأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ وَرَوَاهُ الأَوْزَاعِيُّ عَنْ الزُّهْرِيِّ
[الحديث275-طرفاه في: 640,639]
Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad berkata, telah menceritakan kepada kami ‘Utsman bin ‘Umar berkata, telah mengabarkan kepada kami Yunus dari Az Zuhry dari Abu Salamah dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu berkata,: “Qamat untuk shalat telah dikumandangkan dan shaf telah diluruskan, lalu keluarlah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Setelah sampai di tempat shalat Beliau baru teringat bahwa Beliau sedang junub, lalu berkata, kepada kami; “tetaplah di tempat kalian”. Maka Beliau kembali lalu mandi. Kemudian datang dalam keadaan kapalanya basah. Lalu Beliau bertakbir, maka kamipun shalat bersamanya”. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Abdul A’laa dari Ma’mar dari Az Zuhry dan diriwayatkan juga oleh Al Auza’i dari Az Zuhry.
(Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani, Fathul Bari bissyarhi Shahih Al-Bukhari, Jilid I, hadits no.199. Kaira: Penerbit Darul Bayan Al-Arabi, 2007. Hal. 456)
FIQIH HADITS
- Orang yang teringat bahwa dia sedang junub ketika sudah di masjid, maka baginya tidak perlu bertayammum dulu di masjid (dengan maksud agar keluar masjid dalam keadaan suci dengan dalil orang junub tidak boleh berada dalam masjid), tetapi cukuplah ia keluar seperti keadaan sebelumnya (dalam keadaan junub) untuk mandi.
- Nabi terbiasa meluruskan dulu shaf sebelum mulai takbir untuk shalat.
- Bolehnya jeda iqomah yang lama antara iqomah dan masuk umtuk shalat.
- Tidak apa-apa berada didalam masjid dikarenakan lupa.
